Perbedaan Screw dan Piston terletak pada sistem kerja, kapasitas suplai udara, efisiensi energi, serta jenis aplikasi yang ditangani. Screw compressor menghasilkan udara bertekanan secara kontinu sehingga cocok untuk operasional industri yang berjalan terus-menerus, sedangkan piston compressor bekerja dengan gerakan bolak-balik dan lebih ideal untuk penggunaan berkala dengan kebutuhan udara yang tidak terlalu besar.
Dapatkan kemudahan akses layanan digital terintegrasi melalui platform Solusi Klik Nusantara.
Apa Perbedaan Screw dan Piston dalam Compressor?
Memilih jenis compressor bukan hanya soal harga, tetapi juga menyesuaikan karakteristik mesin dengan kebutuhan operasional. Banyak pelaku usaha, bengkel, hingga perusahaan manufaktur masih ragu menentukan apakah Screw dan Piston merupakan pilihan yang paling sesuai. Padahal, keputusan tersebut akan memengaruhi efisiensi energi, biaya operasional, hingga umur investasi peralatan.
Secara umum, kedua jenis compressor memiliki fungsi yang sama, yaitu menghasilkan udara bertekanan. Namun, cara menghasilkan tekanan udara tersebut sangat berbeda sehingga menghasilkan performa yang berbeda pula.

